Kontekstualisasi Tabayyun di Era Media Sosial (Studi Kitab Al-Mizan Fi Tafsir Al-Qur'an Muhammad Husayn TabaTaba'i)
Item- Title
- Kontekstualisasi Tabayyun di Era Media Sosial (Studi Kitab Al-Mizan Fi Tafsir Al-Qur'an Muhammad Husayn TabaTaba'i)
- Creator
- Devi Novita
- Date
- 2023
- Publisher
- STAI Sadra
- Language
- Bahasa Indonesia
- Abstract
-
Al-Qur‘an merupakan kitab panduan etika dan sosial yang mengatur hubungan antar manusia dan masyarakat. Oleh karena itu, ayat-ayat Al-Qur‘an harus terus dikontekstualisasikan agar relevan dengan semangat dan kebutuhan zaman. Dalam era media sosial, hoaks dan ujaran kebencian terus meningkat melalui media-media online. Persoalan ini mesti dicari solusinya dalam Al-Qur‘an. Penelitian ini bertujuan untuk menggali konsep tabayyun dalam QS. Al-Hujurat ayat 6 dan QS. An-Nisa’ ayat 94 melalui penafsiran Tabataba’i dalam kitab Al-Mizan fi Tafsir Al-Qur’an. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif dengan pendekatan interpretatif (interpretative approach) dan analisis deskriptif. Hasilnya, penelitian ini menyimpulkan beberapa hal, di antaranya pertama, makna tabayyun dalam QS. Al-Hujurat ayat 6 dan
QS. An-Nisa’ ayat 94 melalui penafsiran Tabataba’i. Kedua, penafsiran Tabataba’i mengenai tabayyun dalam QS. An-Nisa’ ayat 94 berkaitan dengan kehati-hatian dan ketelitian dalam bertindak dan mengambil keputusan. Ketiga, penafsiran Tabataba’i mengenai tabayyun dalam QS. Al-Hujurat ayat 6 berkaitan dengan ketelitian dan kehati-hatian dalam menerima dan menyampaikan berita (informasi). Keempat, konsep tabayyun menjadi sangat relevan dalam konteks Indonesia sebagai salah-satu negara dengan pengguna media sosial terbesar di dunia, ditambah dengan pluralitas budaya dan agama serta penyebaran hoaks dan ujaran kebencian yang kian masif.
Kata Kunci: Al-Qur’an, Kontekstualisasi, Media Sosial, Tabayyun
- Subject
- Al-Qur’an, Kontekstualisasi, Media Sosial

