Mimpi dan Kenyataan Dalam Perspektif Hikmah Muta'aliyyah

Item
Title
Mimpi dan Kenyataan Dalam Perspektif Hikmah Muta'aliyyah
Creator
Rusman
Date
2024
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis atas pandangan psikologi modern dan sains mengenai mimpi dan hubungannya dengan aspek kehidupan manusia. Pandangan dari kalangan psikolog modern seperti Sigmund Freud menganggap bahwa mimpi dipengaruhi oleh keinginan dan harapan individu yang belum terpenuhi dalam dunia nyata. Maka mimpi dianggap sebagai sarana untuk mencapai atau merealisasikan keinginan dan harapan tersebut. Sementara dalam pandangan para saintis seperti Hobson dan Mario Bunge mengatakan bahwa mimpi adalah hasil dari kinerja atau fungsi sistem saraf pusat, yaitu otak. Analisis akan dilakukan dengan menggunakan tinjauan Hikmah Muta’aliyyah. Penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang menggunakan data kepustakaan dengan metode minterpretasi dan holistika. Hasilnya, penelitian ini menyimpulkan beberapa hal. Pertama, manusia yang hidup di alam materi dapat terhubung dengan alam nonmateri murni dengan syarat jiwa tidak terfokus dengan hal-hal yang berhubungan dengan materi. Kedua, dalam persepsi forma mimpi fakultas yang bekerja adalah fakultas indera komunal (al-h}iss al-mushtarak). Adapun fakultas pengimajinasi (al-mutakhayyilah) berperan mengubah forma asli menjadi forma lain atau memproduksi forma untuk kemudian ditampilkan dihadapan indera komunal (al-h}iss al-mushtarak). Ketika forma telah diubah oleh fakultas pengimajinasi (al-mutakhayyilah), disinilah ta’bir mimpi berperan. Ketiga, Al-Qur’an menggambarkan bahwa mimpi dapat menjadi petunjuk tentang adanya kabar gembira atau peringatan adanya suatu bahaya. Bahkan mimpi diyakini sebagai sarana bagi para nabi untuk mendapatkan wahyu dari Allah Swt.

Kata Kunci: mimpi, hikmah muta’aliyyah, al-hiss al-mushtarak, al-mutakhayyilah
Subject
Hikmah Muta’aliyyah, Al-hiss Al-mushtarak, Al-mutakhayyilah