Pluralisme Agama Studi Analisis Al-Mizan Fi Tafsir Al-Qur'an

Item
Title
Pluralisme Agama Studi Analisis Al-Mizan Fi Tafsir Al-Qur'an
Creator
Irwan
Date
2023
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Penelitian ini menjelaskan tentang pluralisme sosial
perspektif Muhammad Husein Tabataba’i dalam Al-Mizan Fi Tafsir Al-Quran. Penelitian ini sekaligus membantah pluralisme agama yang telah disebarluaskan oleh kalangan pemikir Kristen.

Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini
adalah penelitian dalam bentuk library research atau studi kepustakaan yang bersifat kualitatif. Dalam penelitian ini menggunakan dua metode yaitu metode tematik (mawdu`i) dan kedua, metode deskriptif analisis.

Hasil dari penelitian ini adalah pertama, Sayyid Muhammad Husein Tabataba’i mengakui pluralisme sosial. Kedua, semua agama benar jika masih otentik sesuai ajaran yang dibawa para Nabi. Namun, jika dilihat dalam konteks sekarang tidak bisa diyakini sama benar. Sebab, Yahudi dan Nasrani merubah ajaran asli mereka dan menolak kenabian Muhammad sehingga agama menjadi plural (banyak) padahal pada hakikatnya agama hanya ada satu yaitu Islam walau berbeda tata cara peribadatannya. Ketiga, kaum Muslimin harus bisa menerima perbedaan dalam beragama karena terkait keselamatan semua penganut agama adalah hak prerogatif Tuhan Yang Maha Adil dan tetap meyakini bahwa Islam yang dibawa Nabi Muhammad Saw adalah satu-satunya agama yang benar dari awal hingga kini. Hal inilah yang penulis sebut pluralisme sosial. Saran untuk peneliti selanjutnya yaitu untuk lebih mendalami lagi terkait kebenaran Agama Yahudi dan Nasrani yang ada sekarang ini.

Kata Kunci: Pluralisme Sosial, QS. Al-Baqarah, Al-Mizan, Tabataba’i
Subject
Pluralisme Sosial, Al-Mizan