Tesis: Negara Gagal Menurut Al-Farabi Telaah Atas Kitab Ara Al-Madinah AlFadhilah
Item- Title
- Tesis: Negara Gagal Menurut Al-Farabi Telaah Atas Kitab Ara Al-Madinah AlFadhilah
- Creator
- Miftahul Jannah
- Date
- 2024
- Publisher
- STAI Sadra
- Language
- Bahasa Indonesia
- Abstract
-
Sejak awal kali filsafat dan filosof dikenal, negara bukan hanya jadi salah satu poros dan fokus utama penelitian filosofis, tetapi bahkan ditempatkan sebagai salah satu tujuan utama berfilsafat. Sebagai organisasi terbesar yang menentukan nasib dan masa depan bangsa, para filosof berupaya mendesain model terbaik dari negara. Dalam keberadaannya dalam arus utama filsafat platonian, Al-Farabi terlibat aktif bahkan inovatif dalam merancang negara terbaik dan ideal itu yang kelak ia sebut dengan Madinah Fadhilah (negara utama). Wacana negara gagal muncul seiring dengan diskursus tentang negara ideal. Penjelasan filosofis atas negara gagal dilakukan oleh Al-Farabi secara langsung dengan menggali lapisan-lapisan dasarnya serta faktor-faktor kegagalan dan kemerosotan suatu negara. Rancangan ideal suatu negara dalam filsafat politik Al-Farabi sesungguhnya juga merupakan penjelasan diametral dan tak langsung dari negara gagal. Rancangan negara yang non-utama, yakni merosot (mubdalah), sebenarnya merupakan bentuk kemerosotan dari negara utama.
Rancangan itu sekaligus mengungkapkan fakta bahwa pertama, terma “utama” adalah deskripsi ideal yang realistis dan, kedua, negara yang sudah utama sekalipun dapat berubah dan merosot, walaupun pemimpin pertamanya terkait tentang berkomitmen pada wahyu dan ajaran ilahi. Menurut Farabi, kemunduran pemerintahan bukan hanya berasal dari penguasa masyarakat, tetapi juga disebabkan faktor-faktor internal seperti, dekadensi nilai-nilai keutamaan, lenyapnya keteladanan atau perilaku keutamaan, hilangnya poros serta kerja sama dalam mencapai kebahagiaan, dan faktor-faktor eksternal seperti, dominasi kekuatan asing.
Seiring dengan isu negara gagal atau negara bubar di dalam dan luar negeri di era kontemporer ini, penelitian tampak penting dengan menitikkan fokus pada kondisi-kondisi kegagalan suatu negara modern, yakni negarabangsa (nation-state) dengan bercermin pada khazanah dan tradisi filsafat Islam, yakni filsafat politik Al-Farabi. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif-analitik dalam upaya menggali serangkaian perspektif dan konklusi dari sumber-sumber primer Al-Farabi. Rancangan negara gagal Al-Farabi akan tampak masih relevan untuk dijadikan salah satu referensi etika politik dalam membaca dan mengantisipasi kegagalan suatu negara.
Kata kunci: politik, negara utama, negara gagal, Al-farabi,
kepemimpinan
- Subject
- Politik, Kepemimpinan, Al-Farabi

