Tesis: Struktur Intrinsik Al-Qur'an: Melanjutkan Diskursus Metodologis Retorika Semit Al-Qur'an Michel Cuypers
Item- Title
- Tesis: Struktur Intrinsik Al-Qur'an: Melanjutkan Diskursus Metodologis Retorika Semit Al-Qur'an Michel Cuypers
- Creator
- Andriani
- Date
- 2023
- Publisher
- STAI Sadra
- Language
- Bahasa Indonesia
- Abstract
-
Michel Cuypers dalam bukunya The Composition of The Qur’an: Rhetorical Analysis (2012), mengajukan kesimpulan bahwa Al-Qur’an sebenarnya adalah kitab yang tersusun dalam rangkaian retorika yang sangat rapi. Hal ini bertentangan dengan pendapat para kritikus Al-Qur’an seperti: Voltaire, Theodor Nöldeke, Thomas Carlyle, Richard Bell, yang menyatakan bahwa Al-Qur’an bukanlah kitab yang konsisten dalam penyusunannya. Cuypers membantah pendapat mereka dengan menggunakan Metode Analisis Retorika Semit terhadap teks Al-Qur’an dan berhasil membuktikan bahwa ayat-ayat Al-Qur’an tidak disusun secara serampangan, melainkan tersusun amat rapi dalam struktur berbentuk cincin (ring composition). Namun karya Cuypers dikritik karena telah menempatkan Al-Qur’anِ sebagaiِ teksِ Semitِ biasa,ِ berlawanan dengan keyakinan muslim bahwa Al-Qur’anِ adalah teks berbahasa Arab yang unik. Tesis ini mengkritik penggunaan Metode Analisis Retorika Semit pada Al-Qur’anِ dengan cara mengajukan metode analisis teks baru yang berdasarkan pada keunikan bahasa Al-Qur’an serta hubungan logika yang ditemukan pada ayat-ayatnya. Dengan metode ini ditemukan bahwa struktur intrinsik Al-Qur’an berbentuk pohon konsep, bukan berbentuk cincin seperti yang diklaim oleh Cuypers. Temuan ini juga menunjukkan kuatnya koherensi dalam Al-Qur’anِ dan dapat menambah khazanah metode tafsir Al-Qur’anِ berdasarkan hubungan logika antar ayat seperti yang dicetuskan oleh Al-Ghazali dalam buku Al-Qistas Al-Mustaqim.
Kata kunci: Analisis Retorika, Koherensi Al-Qur’an, Logika - Subject
- Analisis Retorika, Koherensi Al-Qur’an

