Keesaan Tuhan Dalam Kisah Nabi Ibrahim AS Perspektif Tafsir Al-Mizan
Item- Title
- Keesaan Tuhan Dalam Kisah Nabi Ibrahim AS Perspektif Tafsir Al-Mizan
- Creator
- Edo Setiady
- Date
- 2020
- Publisher
- STAI Sadra
- Language
- Bahasa Indonesia
- Abstract
-
Kisah Nabi Ibrahim As dalam Q.S. Al-An’am: 74-83, merupakan salah satu kisah yang kerap kali dipahami sebagai sebuah perjalanan pencarian-Nya akan Tuhan. Sehingga persepsi yang terbentuk di kalangan umat muslim mengenai para utusan Tuhan tak berbeda dengan manusia biasa yakni tak luput dari salah dan dosa. Tentunya persepsi tersebut bertentangan dengan konsep kemaksuman para Nabi. Sedangkan Tabataba’i menyebutkan dalam Tafsir Al-Mizan bahwa ayat tersebut bercerita mengenai argumen-argumen ketuhanan yang menjadi senjata untuk melawan (berdebat) mereka (kaum). Nabi menjelaskan tentang keesaan Tuhan (al-tawh{i>d), yakni keesaan-Nya dalam mengatur (rubu>biyyah), di mana mereka (kaum-Nya) menyekutukan Tuhan dalam hal rububiyyah, mereka menuhankan bulan, bintang dan matahari serta berhala-berhala yang mereka buat sendiri. Dengan demikian, Peneliti dalam skripsi ini mencoba untuk menganalisa bagaimana konteks sebenarnya dari kisah tersebut, sehingga didapat penjelasan yang utuh mengenai keesaan Tuhan. Penelitian ini merupakan penelitian yang berjeniskan kualitatif, yang sifatnya studi kepustakaan, dengan menggunakan metode deskriptifanalisis, pemikiran seorang tokoh. Pada akhirnya, peneliti sepenuhnya sepakat dengan pendapat yang mengatakan bahwa Nabi Ibrahim As sedang melakukan perdebatan dengan mereka (kaum-Nya), dan bukanlah sebuah perenungan diri-Nya dalam mencari Tuhan, sebab Dia adalah seorang yang lurus (hanif).
Kata kunci: Tauhid, Rububiyyah, Perenungan, Perdebatan, dan Kisah Nabi Ibrahim As - Subject
-
Tauhid, Rububiyyah, Perenungan, Perdebatan, dan Kisah
Nabi Ibrahim As.

