Konsep Ketuhanan Dalam Falsafah Pancasila: Studi Pemikiran Abdurrahman Wahid

Item
Title
Konsep Ketuhanan Dalam Falsafah Pancasila: Studi Pemikiran Abdurrahman Wahid
Creator
Akhiruddin Syam
Date
2026
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Pembahasan mengenai Ketuhanan dalam Pancasila menjadi penting dalam konteks kehidupan bangsa Indonesia yang majemuk secara agama dan keyakinan. Oleh karena itu, diperlukan pemahaman yang inklusif dan tidak reduktif agar sila Ketuhanan Yang Maha Esa dapat dimaknai sebagai landasan etis bersama. Fokus penelitian ini adalah Konsep Ketuhanan Dalam Falsafah Pancasila: Studi Pemikiran Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dengan menganalisis karya-karya, buku dan pemikiran. Metode penelitian yang digunakan deskriptif analitis, yang berfokus pada pada suatu tema khusus menggali pandangan Gus Dur tentang Ketuhanan Yang Maha Esa. penelitian ini mengguanakan metode (library research) atau studi kupustakaan. Penelitian ini menemukan bahwa Konsep Ketuhanan Yang Maha Esa tidak boleh dipahami secara ekslusif keagamaan, tetapi justru harus inklusif bersifat bukan hanya pengakuan bahwa Allah adalah satu-satunya pencipta, pengatur, dan pemelihara alam, tetapi juga mendorong manusia untuk menyadari keterhubungan dalam kehendak Tuhan yang sama. Karena semua manusia diciptakan oleh Tuhan yang satu, maka keberagaman agama, suku, dan budaya adalah kehendak Tuhan, bukan sesuatu yang harus ditolak. Berdasarkan perspektif Gus Dur, Konsep Ketuhanan Dalam Falsafah Pancasila antara lain: Pertama, Pancasila tidak bertentangan dengan ajaran agama. justru merepresentasikan pengalaman keberagamaan yang telah hidup dan berkembang dalam masyarakat sejak lama. Kedua Istilah “Esa” dalam Pancasila maupun Undang-Undang Dasar 1945 pun pada akhirnya dipahami secara berbeda sesuai dengan keyakinan masing-masing agama.

Kata kunci: Ketuhanan, Pancasila, Abdurrahman Wahid
(Gus Dur), Hubungan Agama dan Negara
Subject
Ketuhanan, Pancasila, Abdurrahman Wahid
(Gus Dur), Hubungan Agama dan Negara