Prinsip-Prinsip Logis Dalam Bermedia Sosial: Analisis Kritis Terhadap Pernyataan-Pernyataan Viral Tentang Keagamaan di Media Sosial

Item
Title
Prinsip-Prinsip Logis Dalam Bermedia Sosial: Analisis Kritis Terhadap Pernyataan-Pernyataan Viral Tentang Keagamaan di Media Sosial
Creator
Vaza Diva Fadhilah Akbar
Date
2026
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Perkembangan teknologi informasi menjadikan media sosial ruang interaksi dominan yang membentuk pola pikir dan opini publik. Fenomena viralnya pernyataan tokoh agama atau publik sering diterima tanpa verifikasi sehingga menimbulkan bias pengetahuan, pembentukan opini keliru, bahkan sikap sosial yang tidak rasional. Penelitian ini hadir sebagai respons atas urgensi penerapan prinsip-prinsip logika dalam menyikapi informasi digital, khususnya konten keagamaan yang sensitif dan berdampak luas. Tujuan utama penelitian ini adalah menjawab pertanyaan mengenai bagaimana pernyataan-pernyataan viral dapat dianalisis dan dinilai validitasnya menggunakan prinsip-prinsip logis, serta bagaimana kesalahan berpikir (fallacy) muncul dan berpengaruh pada masyarakat. Penelitian menggunakan desain kualitatif dengan pendekatan analisis logika—mengumpulkan data berupa pernyataan viral dari media sosial, kemudian menelaahnya menggunakan konsep logika formal dan analisis kritis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sejumlah pernyataan viral tentang keagamaan mengandung kekeliruan logis, seperti false cause, equivocation, affirming the consequent, hingga reductio ad absurdum, yang berpotensi menyesatkan pola pikir publik. Temuan ini memberikan kontribusi pada pemahaman bahwa literasi logika diperlukan dalam aktivitas bermedia sosial agar masyarakat tidak hanya menjadi konsumen informasi pasif, tetapi mampu menjadi penilai kritis atas kebenaran sebuah klaim. Kesimpulannya, penerapan prinsip logika dalam analisis konten viral penting untuk membangun ekosistem digital yang rasional, etis, dan bertanggung jawab. Penelitian selanjutnya dapat memperluas objek kajian pada isu non-keagamaan, menggunakan pendekatan analitis komparatif, atau mengembangkan model edukatif berbasis logika untuk literasi digital masyarakat.

Kata kunci: Logika, Media Sosial, Pernyataan Viral, Analisis Kritis, Fallacy
Subject
Logika, Media Sosial, Pernyataan Viral, Analisis Kritis, Fallacy