Konsep Kebajikan Moral (Moral Virtue) Menurut Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumu Al-Din
Item- Title
- Konsep Kebajikan Moral (Moral Virtue) Menurut Al-Ghazali dalam Ihya’ Ulumu Al-Din
- Creator
- Jumra Sagaf
- Date
- 2026
- Publisher
- STAI Sadra
- Language
- Bahasa Indonesia
- Abstract
-
Penelitian ini mengkaji konsep kebajikan moral (moral virtue) dalam pemikiran Al-Ghazali sebagaimana tertuang dalam karya monumentalnya Ihya’ ‘Ulum al-Din, dengan menempatkannya dalam kerangka filsafat moral. Dalam perspektif ini, moralitas tidak dipahami sekadar sebagai kepatuhan terhadap norma eksternal, melainkan sebagai kondisi jiwa yang melahirkan tindakan etis secara spontan. Al-Ghazali memandang kebajikan moral sebagai malakah (disposisi yang menetap dalam jiwa) yang terbentuk melalui latihan batin, pengendalian diri, dan pembiasaan moral. Pendekatan ini menunjukkan bahwa etika Al-Ghazali tidak hanya bersifat normatif, tetapi juga reflektif dan transformatif dalam membentuk karakter manusia. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan kepustakaan (library research) serta analisis deskriptif-analitis. Ihya’ ‘Ulum al-Din dijadikan sebagai sumber primer untuk menelusuri struktur kebajikan moral Al-Ghazali, khususnya empat kebajikan utama, yaitu hikmah (kebijaksanaan), syaja‘ah (keberanian), iffah (pengendalian diri), dan ‘adl (keadilan). Analisis difokuskan pada relasi antara kebajikan moral dan struktur jiwa manusia, terutama peran akal dalam menilai tindakan dan peran hati dalam membentuk karakter. Melalui pendekatan filsafat moral, penelitian ini berupaya menampilkan fondasi rasional dan psikologis dari konsep akhlak Al-Ghazali. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsep kebajikan moral Al-Ghazali memiliki relevansi yang kuat dalam menghadapi problem moral di era modern. Di tengah krisis nilai yang ditandai oleh individualisme, hedonisme, dan melemahnya kesadaran etis, filsafat moral Al-Ghazali menawarkan pendekatan yang menekankan pembentukan karakter melalui keseimbangan batin dan pembiasaan kebajikan. Konsep ini relevan bagi pengembangan pendidikan moral dan pembinaan etika sosial, karena tidak hanya menekankan aspek perilaku, tetapi juga transformasi batin sebagai dasar tindakan moral. Dengan demikian, pemikiran Al-Ghazali memberikan kontribusi penting bagi pengembangan filsafat moral dan kajian etika kontemporer.
Kata Kunci: Kebajikan Moral, Moral Virtue, Al-Ghazali, Ihya’ ‘Ulum al-Din, Filsafat Moral, Etika. - Subject
- Kebajikan Moral, Moral Virtue, Al-Ghazali, Ihya’ ‘Ulum al-Din, Filsafat Moral, Etika.

