Metaetika Muhammad Taqī Miṣbāh Yazdī: Kritik Atas Asal-Usul Nilai Moral Dalam Metaetika Non Kognitivisme Modern
Item- Title
- Metaetika Muhammad Taqī Miṣbāh Yazdī: Kritik Atas Asal-Usul Nilai Moral Dalam Metaetika Non Kognitivisme Modern
- Creator
- Zainab Soraya
- Date
- 2025
- Publisher
- STAI Sadra
- Language
- Bahasa Indonesia
- Abstract
-
Dominasi paradigma non-teistik dalam filsafat moral modern, khususnya non-kognitivisme, telah memicu krisis legitimasi nilai dengan mereduksi moralitas menjadi sekadar ekspresi emosi atau konstruksi sosial tanpa nilai kebenaran objektif. Absennya landasan ontologis dalam aliran seperti emotivisme dan naturalisme etis menyisakan celah epistemologis yang gagal menjembatani fakta (is) dan nilai (ought). Penelitian ini bertujuan merekonstruksi dan menganalisis pemikiran meta-etika Muhammad Taqī Miṣbāh Yazdī sebagai respons filosofis terhadap reduksionisme moral tersebut. Dengan menggunakan metode kualitatif berbasis studi pustaka dan pendekatan filosofis-analitis, penelitian ini membedah kritik Yazdī melalui kerangka Hikmah al-Muta‟āliyyah. Temuan penelitian menunjukkan bahwa Yazdī menolak dikotomi fakta-nilai dengan menegaskan bahwa proposisi moral memiliki akar realitas dalam hubungan kausalitas antara tindakan manusia dan kesempurnaan akhir (qurb ilā-Allāh). Moralitas bukan sekadar konvensi, melainkan kebutuhan ontologis yang dapat divalidasi secara rasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa realisme etik teistik yang ditawarkan Yazdī tidak hanya memulihkan objektivitas dan daya ikat moral yang hilang dalam diskursus modern, tetapi juga menawarkan resolusi logis yang kokoh terhadap problem naturalistic fallacy.
Kata Kunci: Metaetika, Muhammad Taqi Mishbah Yazdī, Nilai Moral, Filsafat Islam, Etika Non-Teistik - Subject
- Metaetika, Muhammad Taqi Mishbah Yazdī, Nilai Moral, Filsafat Islam, Etika Non-Teistik

