Ketenangan Jiwa Perspektif Ibnu Sina

Item
Title
Ketenangan Jiwa Perspektif Ibnu Sina
Creator
Ratna Sari
Date
2025
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Fenomena kecemasan menjadi salah satu permasalahan krusial dalam kehidupan manusia modern yang berdampak pada psikologis. Umumnya, permasalahan ini ditelaah dari perspektif psikologi, namun dalam penelitian ini penulis mencoba mengkajinya dari sudut pandang filsafat Islam, khususnya melalui pemikiran Ibnu Sina. Tokoh filsafat sekaligus tabib muslim ini memiliki konsep jiwa yang kompleks dengan kesehatan serta kebahagiaan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap konsep ketenangan jiwa menurut Ibnu Sina, sekaligus menjelaskan bagaimana keseimbangan daya-daya jiwa berperan penting dalam menciptakan kondisi jiwa yang tenang dan sehat. Dalam pandangan Ibnu Sina, jiwa terbagi atas tiga tingkatan utama: jiwa nabati, hewani, dan insani (akal), yang masing-masing memiliki fungsi dan kenikmatan tersendiri. Ketidakselarasan antara daya-daya tersebut dapat menimbulkan kecemasan, sedangkan keseimbangannya akan menghasilkan ketenangan yang mengantarkan sampai pada kebahagiaan. Di mana untuk sampai pada keseimbangan jiwa tersebut membutuhkan akal sebagai pemimpin atau yang memberi arahan pada daya jiwa yang lainnya. Misalnya, akal mengarahkan salah satu jiwa hewani yaitu daya syahwat dengan mendorong pada hal-hal yang baik seperti mencari nafkah yang halal atau menjaga keturunan, namun apabila daya syahwat ini tidak dikendalikan oleh akal, maka bisa saja menimbulkan kerusuhan atau kegelisahan seperti mengambil hak milik orang lain tanpa memikirkan itu benar atau tidak, dengan alasan atau atas dasar terpenuhinya kepuasan atau rasa puas. Di sisi lain, relevansi dari ketenangan jiwa perspektif Ibnu Sina ini adalah agar mampu mengelola beban informasi dengan akal yang jernih, menyeimbangkan tuntutan materi dan ketenangan batin, serta mampu mengubah amarah dan kekecewaan menjadi energi positif. Sementara itu, penelitian ini bersifat kualitatif dalam bentuk penelitian kepustakaan (library research). Metode yang digunakan adalah deskriptif-analisis dengan didasari atas pembuktian argumentasi. Dengan demikian, peneliti mengangkat tema “Ketenangan Jiwa Perspektif Ibnu Sina”.

Kata Kunci: Ibnu Sina, Jiwa, Kecemasan, Ketenangan Jiwa, Kebahagiaan
Subject
Ibnu Sina, Jiwa, Kecemasan, Ketenangan Jiwa, Kebahagiaan