Analisis Performativitas Gender Judith Butler Perspektif Filsafat Perempuan Murtadha Muthahhari

Item
Title
Analisis Performativitas Gender Judith Butler Perspektif Filsafat Perempuan Murtadha Muthahhari
Creator
Qadri Rizaldi Putra
Date
2025
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Persoalan gender terus menjadi topik perdebatan yang kompleks, terutama ketika konsep tradisional tentang gender dan peran sosial mulai dipertanyakan. Judith Butler, melalui teori performativitasnya, berpendapat bahwa gender hanyalah hasil konstruksi sosial yang terbentuk melalui tindakan berulang. Pendekatan ini memengaruhi diskursus modern, termasuk legitimasi identitas yang fleksibel dan gerakan queer. Namun, pandangan ini memunculkan tantangan besar bagi nilai-nilai tradisional, khususnya dalam konteks filsafat Islam yang melihat gender sebagai bagian dari harmoni penciptaan ilahi. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis teori performativitas Butler dari perspektif epistemologi filsafat perempuan Murtadha Muthahhari. Penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan studi literatur, yang memadukan analisis tekstual atas karya Butler dan Muthahhari, serta mengkaji relevansi pandangan mereka dalam konteks isu-isu kontemporer. Metode yang digunakan dalam penelitian ini untuk memahami konsep gender dan seksualitas secara menyeluruh dengan mengaitkan dimensi ontologis, epistemologis, dan aksiologis dari pemikiran Judith Butler dan Murtadha Muthahhari dalam satu kesatuan analisis yang integratif dan dialogis. Penelitian ini menyimpulkan bahwa konsep gender dan seksualitas dalam dialog antara Judith Butler dan Murtadha Muthahhari memperlihatkan pertentangan mendasar antara dekonstruksi identitas berbasis wacana sosial yang fleksibel dan anti-esensialis, dengan pandangan etis-teologis yang menegaskan fitrah, tanggung jawab moral, serta keterikatan manusia pada tatanan ilahiah sebagai dasar keadilan dan makna hidup.

Kata Kunci: Filsafat Perempuan, Gender, Judith Butler, Murtahda Muthahhari, Performativitas
Subject
Filsafat Perempuan, Gender, Judith Butler, Murtahda Muthahhari, Performativitas