Tesis: Kekuasaan, Kebebasan dan Keadilan Dalam Pandangan Politik 'Ali Bin Abi Talib: Telaah Surat 'Ali Bin Abi Talib Kepada Malik Al-Ashtar

Item
Title
Tesis: Kekuasaan, Kebebasan dan Keadilan Dalam Pandangan Politik 'Ali Bin Abi Talib: Telaah Surat 'Ali Bin Abi Talib Kepada Malik Al-Ashtar
Creator
AS Irfani Thahirah hidayah Al Aidid
Date
2025
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Penelitian ini membahas pandangan politik ‘Ali bin Abi Talib dalam suratnya kepada Malik al-Ashtar, yang merupakan salah satu pedoman penting dalam kepemimpinan Islam. Surat ini menekankan prinsip-prinsip utama pemerintahan, yaitu kekuasaan sebagai amanah, kebebasan sebagai hak fundamental yang harus diimbangi dengan tanggung jawab sosial, dan keadilan sebagai landasan utama dalam tata kelola negara. Pokok masalah yang dibahas ada dua: Pertama, masalah dalam politik modern, di mana kekuasaan sering kali diasosiasikan dengan korupsi, kebebasan dikaitkan dengan kebebasan individu tanpa batas sehingga mengabaikan tanggung jawab, serta keadilan menjadi isu yang menantang dengan adanya kesenjangan sosial dan ekonomi, diskriminasi, serta ketidaksetaraan. Kedua, pokok masalah dalam filsafat Barat, yaitu pemikiran filsafat Barat modern yang sering kali menekankan kebebasan individu sebagai hak alami, namun hal ini menimbulkan perdebatan tentang batasan kebebasan dan bagaimana kebebasan individu dapat selaras dengan keadilan sosial. Konsep keadilan dalam filsafat Barat juga menjadi perdebatan, dengan berbagai teori yang berbeda mengenai bagaimana keadilan harus didistribusikan dalam masyarakat. Selain itu, filsafat Barat juga mengkaji berbagai bentuk kekuasaan, legitimasi kekuasaan, dan bagaimana kekuasaan dapat digunakan secara etis. Dengan demikian, tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis prinsip-prinsip kepemimpinan yang terdapat dalam surat ‘Ali bin Abi Talib kepada Malik al-Ashtar, serta menilai relevansinya dalam sistem pemerintahan kontemporer, khususnya dalam aspek keadilan sosial, kebebasan, dan tanggung jawab kepemimpinan. Metode pengumpulan data dalam penelitian ini menggunakan sumber primer seperti Nahjul Balaghah serta literatur sekunder yang membahas pemikiran politik Islam dan filsafat politik modern. Temuan-temuan hasil penelitian menunjukkan bahwa surat ‘Ali bin Abi Talib kepada merupakan pedoman kepemimpinan yang mencerminkan prinsip-prinsip utama pemerintahan Islam, yaitu kebajikan, kebersihan, dan keadilan. ‘Ali bin Abi Talib menegaskan bahwa kekuasaan adalah amanah yang harus dijalankan dengan integritas, kejujuran, dan kepedulian terhadap rakyat, serta menekankan pentingnya keadilan, kebijaksanaan, dan tanggung jawab dalam menyelesaikan konflik. Prinsip-prinsip ini selaras dengan teori politik modern seperti konsep keadilan distributif John Rawls dan etika politik Immanuel Kant. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa pemikiran politik ‘Ali bin Abi Talib memiliki relevansi yang kuat dalam tata kelola pemerintahan modern. Implementasi nilai-nilai kepemimpinan yang berorientasi pada keadilan, kebebasan yang bertanggung jawab, dan kekuasaan sebagai amanah dapat menjadi inspirasi bagi sistem pemerintahan yang lebih inklusif dan berbasis etika moral.

Kata Kunci: ‘Ali bin Abi Talib, kepemimpinan Islam, kekuasaan, kebebasan, keadilan.
Subject
‘Ali bin Abi Talib, kepemimpinan Islam, kekuasaan, kebebasan, keadilan.