Ithar Ahlulbait dalam Tafsir Al - Amthal (Analisis atas Karakteristik Al-Abrar dalam Surat Al-Insan ayat 5-22)

Item
Title
Ithar Ahlulbait dalam Tafsir Al - Amthal (Analisis atas Karakteristik Al-Abrar dalam Surat Al-Insan ayat 5-22)
Creator
Fatimah Isyti Karimah
Date
2019
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Skripsi ini menjelaskan tentang karakter Īthār Ahlulbait dalam tafsir al-Amthal. Islam merupakan agama humanisme, maksudnya Islam bukan hanya sekadar menjelaskan dan membahas seputar tentang kewajiban-kewajiban individual antara manusia dengan Tuhan, melainkan membahas juga seputar kewajiban-kewajiban sosial antara manusia dengan makhluk lainnya. Akan tetapi, manusia seringkali hanya fokus pada salah satu kesalehan dan mengabaikan kesalehan lainnya. Rasulullah Saw sebagai manusia paripurna telah mencontohkan dan mewariskan kedua kesalehan tersebut kepada keluarganya (Ahlulbait). Akhlak Ahlulbait bukan hanya disinggung dalam beberapa hadis, melainkan Allah pun mengabadikan akhlaknya dalam Alquran, salah satunya surat al-Insan ayat 5-22. Berdasarkan masalah di atas, peneliti menggunakan surat al-Insan ayat 5-22 dalam Tafsir al-Amthal karya Shaikh Naṣir Makārim Al-Shirazi berusaha menjelaskan tentang Īthār Ahlulbait dengan menganalisis melalui karakteristik al-Abrār dalam surat tersebut. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif analisis dengan pendekatan kajian tokoh. Hasil yang didapatkan untuk menjawab permasalahan tersebut, penelti melihat bahwa yang disebut dengan Īthār Al-Abrār sebagai karakter Ahlulbait adalah adanya keterkaitan antara masing-masing dari karakteristik Al-Abrār dalam surat al-Insan ayat 5-10. Bukan hanya pengkhususan pada ayat tertentu saja.
Karena kesalehan sosial tidak akan terlaksana tanpa matangnya kesalehan individual seseorang. Penafsiran surat al-Insan ayat 5-22 telah menunjukkan bahwa Ahlulbait Nabi Saw merupakan figur teladan yang nyata untuk umat manusia.

Subject
Kata kunci:, Īthār, Ahlulbait, Kesalehan, Karakteristik Al-Abrār dan Tafsir Al-Amthal