Makna Teologis Musibah Dalam Al-Qur'an Perspektif Tafsir Al-Amthal Fi Tafsir Kitab Allah Al-Munzal

Item
Title
Makna Teologis Musibah Dalam Al-Qur'an Perspektif Tafsir Al-Amthal Fi Tafsir Kitab Allah Al-Munzal
Creator
Aisyatul Jamilah
Date
2022
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Dalam perjalanan hidup, tentu manusia akan menghadapi suatu musibah yang akan berdampak pada fisik dan rohani dari seorang manusia, apabila tidak mampu untuk bertahan dalam keimanan kepada Allah, maka akan dapat terpuruk dan menjadi seorang yang berputus asa. Namun apabila manusia yakin bahwa musibah yang menimpanya tidak lain adalah bukti Allah memberikan pelajaran kepada manusia agar kembali dan tetap dijalanNya dengan benar yakni jalan untuk menuju kepada-Nya. Adapun hasil dari penelitian ini bahwa musibah merupakan segala sesuatu yang menimpa kepada manusia baik itu buruk maupun baik, yang berupa kesenangan, kemalangan, kenikmatan dunia maupun kesusahan, pun juga peristiwa yang tidak mengenakan seperti bencana, banjir, yang terjadi kepada manusia pada alam semesta ini, adapun musibah ini juga disebabkan karena beberapa hal salah satunya seperti kehendak Allah, akibat perbuatan diri manusia serta karena telah tertulis dalam lauh mahfuẓ, dalam kajian teologi muktazilah musibah dikatakan sebuah ni‟mat yang didalamnya tercakup dalam sebuah kebaikan, sedangkan dalam kajian teologi Asy‟Ariyah musibah dikatakan satu bentuk takdir dari Allah yang tidak dapat dirubah, salah satu mufasir yang menjawab atas persoalan ini adalah Nᾱsir Makᾱrim Shīrᾱzi, dalam kitab tafsirnya yaitu Al-Amthal Fī Tafsīr Kitᾱb Allᾱh Al-Munzal. Adapun metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah maudhu‟i, yaitu metode yang membahas ayat-ayat Al-Qur‟an sesuai dengan tema atau judul yang telah ditetapkan, semua ayat akan dihimpun kemudian dikaji secara mendalam. Adapun dari hasil penelitian ini adalah menunjukan bahwa musibah hakikatnya adalah suatu kejadian yang terjadi kepada manusia dengan kehendak Allah, namun ketika menyebutkan bahwa musibah yang
terjadi ini atas kehendak Allah, sudah jelas dengan sendirinya bahwa kehendak Allah bercampur dalam segala hal, karena semua sebab tidak berpengaruh kecuali dengan izin Allah, sehingga segala sesuatu tunduk atas kehendaknya.

Kata Kunci: Musibah, Al-Qur’an, Kitab Al-Amthal
Subject
Musibah, Al-Qur'an, Kitab Al-Amthal