Implikasi Konsep Virtue Ethics Dalam Pandangan Al-Ghazali Terhadap Pengembangan Karakter
Item- Title
- Implikasi Konsep Virtue Ethics Dalam Pandangan Al-Ghazali Terhadap Pengembangan Karakter
- Creator
- Moh. Sahrul Farizi
- Date
- 2024
- Publisher
- STAI Sadra
- Language
- Bahasa Indonesia
- Abstract
-
Problem dekadensi moral di zaman modern membuat manusia mengalami krisis kepercayaan, keimanan, dan kepastian hidup. Konsekuensinya adalah hilangnya karakter kemanusiaan yang utama yakni manusia yang menalar dan mengahayati spiritualitas. Hal ini terjadi karena problem etis yang basisnya adalah epistemologi pengetahuan. Upaya membawa manusia pada kesadaran yang transenden, rasional filosofis adalah dengan pendidikan. Penelitian ini membahas muatan esensi dari pendidikan filosofis yakni virtue etics atau keutamaan kebijaksanaan. Penulis memakai kerangka berpikir dari al-Ghazali karena ia memiliki keunikan dalam memakai nalar kalam, nalar filosofis dan gnosis.
Penelitian ini bersifat Metode deskriptif analitis dapat digunakan dalam membahas pemikiran al-Ghazali dengan pendekatan yang terstruktur dan analitis. Dalam konteks ini, pendekatan deskriptif akan menguraikan pemikiran dan konsep yang diusulkan oleh al-Ghazali, metode ini akan melibatkan deskripsi yang mendalam tentang karya-karyanya, seperti "Ihya Ulum al-Din", serta analisis tentang konsep-konsep kunci seperti Virtue etics, kebahagiaan, spiritualitas, dan hubungan dengan Tuhan.Penulis melakukan pendekatan hermeneutika Gadamer dalam memawami cakrawala pemikiran seseorang berupa (Fussion Horizon).
Penulis menemukan bahwa Virtue etics adalah kebutuhan disetiap zaman, menurut al-Ghazali virtue etics bukan hanya jadi pengetahuan, tapi system nilai dan komitmen hidup sebagai seorang muslim.
Keyword: Al-Ghazali, Virtue Etics, pengembangan karkater, kebijaksanaan - Subject
- Al-Ghazali, Virtue Etics, pengembangan karkater, kebijaksanaan

