Pengaruh Syukur Terhadap Insecure Dalam Tafsir Nurul Quran Karya Allamah Kamal Faqih Imani
Item- Title
- Pengaruh Syukur Terhadap Insecure Dalam Tafsir Nurul Quran Karya Allamah Kamal Faqih Imani
- Creator
- Wirda Aini
- Date
- 2024
- Publisher
- STAI Sadra
- Language
- Bahasa Indonesia
- Abstract
-
Penelitian ini membahas fenomena rasa Insecure yang kian meningkat akibat tekanan sosial dan kecenderungan membandingkan diri dengan orang lain, yang berdampak negatif pada kesehatan mental. Dalam konteks ini, konsep syukur dalam Al-Qur'an menawarkan solusi praktis untuk mengatasi perasaan tersebut. Penelitian ini bertujuan menganalisis makna syukur dalam Tafsir Nurul Quran karya Allamah Kamal Faqih Imani, khususnya terkait QS. Al-Baqarah [2]:152 dan QS. Ibrahim [14]:7, serta relevansinya dalam menghadapi rasa Insecure. Titik temu dari penelitian ini adalah bagaimana kedua konsep syukur dan Insecure saling berhubungan dalam konteks spiritual dalam Tafsi>r Nurul Quran. Syukur sebagai pengakuan terhadap nikmat Allah, bukan hanya berfungsi sebagai bentuk ibadah, tetapi cara psikologis untuk meredakan rasa Insecure yang timbul dalam kehidupan manusia. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan pendekatan kajian literatur. Analisis tematik dilakukan terhadap ayat-ayat yang memuat kata syukur dan derivatifnya, menggunakan Tafsir Nurul Quran sebagai rujukan utama, serta literatur terkait Insecure dan kesehatan mental. Kesimpulan penelitian ini, menunjukkan bahwa syukur mencakup dimensi hati, lisan, dan perbuatan yang bersama-sama membantu manusia mengatasi rasa Insecure. Syukur mengalihkan fokus dari kekurangan menuju penghargaan atas nikmat Allah, menciptakan rasa puas, dan menenangkan hati. Melalui zikir, seperti disebutkan dalam QS. Al-Baqarah [2]:152, manusia memperkuat hubungan spiritual dengan Allah, sehingga rasa percaya diri tumbuh dari keyakinan akan keberkahan Allah. QS. Ibrahim [14]:7 menegaskan bahwa syukur membuka pintu keberkahan dan tambahan nikmat, yang pada gilirannya membantu manusia menjalani hidup dengan lebih tenang dan optimis. Penelitian ini menunjukkan bahwa syukur adalah pendekatan efektif dalam meningkatkan kesejahteraan mental dan emosional.
Kata Kunci : Syukur, Insecure, Al-Qur‟an, Mental Health - Subject
- Syukur, Insecure, Al-Qur‟an, Mental Health

