Konsep Boikot dalam Al-Qur'an Studi atas Kitab Tafsir Surah Al-Mumtahanah Karya Ali Khamenei

Item
Title
Konsep Boikot dalam Al-Qur'an Studi atas Kitab Tafsir Surah Al-Mumtahanah Karya Ali Khamenei
Creator
Ali Falaqul Ishbah
Date
2024
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh gerakan boikot yang mencuat di seluruh penjuru dunia dan menyita perhatian seluruh masyarakat. Terjadi pro dan kontra dalam memandang gerakan boikot, baik dari sisi konstitusional, hubungan sosial, dan sisi agama. Sebagian mempertanyakan urgensi dan prioritas dari boikot ini. Di satu sisi, boikot merupakan bentuk solidaritas terhadap kelompok tertentu, namun di lain sisi dianggap merugikan sumber daya lokal yang memiliki afiliasi dengan kekuatan hegemoni global. Sebagian yang lain berpendapat bahwa bagaimana pun boikot adalah pilihan yang harus diambil demi melemahkan kekuatan musuh yang terus menerus mengganggu eksistensi kelompok tertentu secara masif dan tidak berperikemanusiaan. Dengan hal itu, penelitian ini dimunculkan untuk memberi jawaban akademis-ilmiah dan menyelesaikan sengketa pemikiran yang terjadi di masyarakat dalam memandang gerakan boikot dengan menggunakan sudut pandang Islam yang otentik dengan tokoh rujukan yang otoritatif di bidangnya. Penulis menggunakan perspektif ‘Ali̅ Kha̅menei dan karyanya yaitu Tafsi̅r Su̅rah Al-Mumtaḥanah dalam menganalisis tema ini. Penulis memilih perspektif Kha̅menei dalam mengkaji tema ini karena sepak terjangnya dalam dunia politik serta kualifikasinya dalam keilmuan Islam dan Studi Al-Qur’an. Penelitian kepustakaan adalah metode yang digunakan dalam penghimpunan data penelitian ini. Berdasarkan objeknya, penelitian ini termasuk penelitian tematik tokoh yang dipaparkan secara deskriptif-analitis. Berdasarkan hasilnya, penelitian ini merupakan penelitian kualitatif. Kesimpulan penelitian ini adalah bahwa ‘Ali̅ Kha̅menei memandang boikot sebagai deklarasi bara̅’ah (berlepas diri) terhadap musuh Allah dan Islam. Menurutnya, adalah sebuah keniscayaan sebuah kelompok dengan musuhnya bertolak belakang dan menjauhi satu sama lain. Kaum muslimin harus berlepas diri sepenuhnya dari musuh-musuh yang mengganggu eksistensi dan kedaulatan Islam. Gerakan boikot terhadap musuh-musuh Islam menurut ‘Ali̅Kha̅menei harus mencakup tiga aspek; pemisahan hati, ideologi, dan praktik. Hal ini dicontohkan oleh Nabi Ibrahim As. dan diabadikan dalam Surah Al-Mumtaḥanah. Pihak yang harus diboikot adalah mereka yang mengingkari kebenaran Islam serta mengusir atau memerangi umat Islam. Salah satu pihak yang terang-terangan melakukan hal itu adalah Zionis Israel. ‘Ali̅Kha̅menei mengarahkan umat Islam untuk melakukan langkah preventif dalam rangka melemahkan kekuatan mereka, yaitu dengan cara memboikot mereka. Boikot juga menjadi langkah untuk menghindarkan umat Islam masuk dalam golongan pengkhianat dalam keadaan beriman yang dapat merugikan Islam karena menjalin hubungan dengan kaum kafir.

Kata Kunci: Boikot, ‘Ali̅Kha̅menei, Tafsi̅r Su̅rah Al-Mumtaḥanah, Bara̅’ah.
Subject
Boikot, ‘Ali̅Kha̅menei, Tafsi̅r Su̅rah Al-Mumtaḥanah, Bara̅’ah.