Gaddu Al-Absar Dalam Al-Qur'an: Penafsiran Surah An-Nur Ayat 30-31 (Studi Komparatif Tafsir Al-Misbah dan Tafsir Al-Azhar)

Item
Title
Gaddu Al-Absar Dalam Al-Qur'an: Penafsiran Surah An-Nur Ayat 30-31 (Studi Komparatif Tafsir Al-Misbah dan Tafsir Al-Azhar)
Creator
Fitriani
Date
2024
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Maraknya kasus kriminalitas yang mendasari terjadinya pelecehan seksual, kemerkosaan, pencabulan dan lain sebagainya yang sering terjadi di ranah umum yang diawali dengan liarnya penglihatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji Gaddu Al-Absar dalam Al-Qur'an menurut Quraish Shihab dan HAMKA melalui penafsirannya terhadap surah An-Nur ayat 30-31 dalam tafsir Al-Mishbah dan tafsir Al-Azhar, serta bagaimana kontekstualisasi menundukkan pandangan terhadap masyarakat. Dengan menggunakan metode muqaran. Dalam menganalisis data penulis menggunakan teknik deskriptif-analitik. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Gaddu Al-Absar dalam Al-Qur'an ditujukan bagi kaum mukmin laki-laki dan perempuan sebagaimana penafsiran M. Quraish Shihab dan HAMKA dalam menafsirkan surah An-Nur ayat 30-31 yaitu, M. Quraish Shihab menekankan pentingnya kekukuhan iman dan menjelaskan bahwa menundukkan pandangan adalah usaha untuk mengalihkan pandangan dari hal yang tidak baik. Beliau juga menyebutkan perintah kepada kaum perempuan untuk menjaga kemaluan dan menunjukkan perhiasan mereka secara sederhana. Sedangkan, HAMKA memberikan penekanan pada dua langkah penting bagi orang yang beriman, yang pertama, menjaga penglihatan mata sebagai jaminan kebersihan hati dan ketenangan jiwa dan yang kedua, merawat kemaluan sebagai bentuk penghormatan terhadap amanat Allah terkait alat kelamin yang membutuhkan kesadaran dan perlindungan dari hawa nafsu.

Kata Kunci: An-Nur Ayat 30-31, Gaddu Al-Absar, HAMKA, M. Quraish Shihab
Subject
An-Nur Ayat 30-31, Gaddu Al-Absar, HAMKA, M. Quraish Shihab