Kriteria Pemimpin Ideal Dalam Wilayah Al-Faqih Imam Khomeini
Item- Title
- Kriteria Pemimpin Ideal Dalam Wilayah Al-Faqih Imam Khomeini
- Creator
- Nining Astriani
- Date
- 2024
- Publisher
- STAI Sadra
- Language
- Bahasa Indonesia
- Abstract
-
Sepanjang manusia melakoni kehidupan, pembahasan mengenai sistem politik, khususnya kepemimpinan ideal terus bergulir guna menjawab permasalahan yang terus muncul dalam dunia politik. Beberapa filosof telah mencoba menformulasikan sistem politik ideal, Hobbes salah satunya, ia dalam Leviathan memandang manusia sebagai serigala bagi yang lainnya “Homo Homini Lupus”. Selaras dengan ungkapan Hobbes, mantan Duta Besar Israel Gillerman menyebut rakyat Palestina sebagai “binatang yang tidak manusiawi”. Ungkapan itu menjadi senjata pembenaran bagi rezim zionis Israel dalam kebiadabanya atas genosida Palestina. Pernyataan di atas menjadi salah satu pemicu segala bentuk kezaliman yang dilakukan pemimpin politik dunia saat ini. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan metode penelitian putaka (library research) dengan metode deskriptif analitis untuk memperoleh literature filsafat politik Imam Khomeini. Adapun kriteria pemimpin ideal dalam Wilayah al faqh Imam Khomeni sebagai pemerintahan yang dibentuk berdasarkan hukm-hukum Ilahi yaitu yang berpengetahuan mendalam tentang hukum Islam dan berkeadilan. Dengan pengetahuan tersebut seorang wali faqih akan mampu melaksanakan perannya dalam memberikan fatwa (ifta) serta mengurus urusan (hisbiya) warisan , masalah sosial, politik, ekonomi dan lainnya. Serta mampu bersikap adil, pemimpin atau wali faqih akan menjalankan perannya sebagai wilayah al qada (lembaga peradilan) atas segala permasalahan kenegaraan.
Kata Kunci: Imam Khomeini, Wilayah al Faqih dan Pemimpin - Subject
- Imam Khomeini, Wilayah al Faqih dan Pemimpin

