Metode Tafsir Ilmi Dalam Tafsir Salman
Item- Title
- Metode Tafsir Ilmi Dalam Tafsir Salman
- Creator
- Satria Mahta Mahara
- Date
- 2024
- Publisher
- STAI Sadra
- Language
- Bahasa Indonesia
- Abstract
-
Al-Qur'an memiliki peran penting dalam membangun peradaban umat Islam, tercermin dari beragam studi dan penafsiran sepanjang sejarah. Adh-Dhahabi membagi sejarah penafsiran Al-Qur'an ke dalam empat periode: masa Rasul dan sahabat, masa tabi'in, zaman pembukuan pada akhir dinasti Umayyah, dan zaman kebangkitan sains modern abad ke19, yang ditandai oleh karya mufasir seperti Muhammad Bin Ahmad alIskandari dan Tantawi jawhari. Penafsiran Al-Qur'an juga berkembang di Nusantara, dengan banyak karya tafsir seperti Tafsir al-Mahmudy dan Tafsir al-Misbah. Namun, kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi sering mengalihkan minat para pemikir Muslim dari kajian Al-Qur'an, menyebabkan lebih banyak fokus pada sains dan teknologi. Meski
demikian, terdapat upaya menghubungkan Al-Qur'an dengan sains, seperti yang dilakukan oleh Syaikh Tantawi jawhari dalam karyanya, Al-Jawahir fi Tafsir al-Qur’an al-Karim, yang menekankan bahwa AlQur'an juga merupakan sumber pengetahuan ilmiah, terutama dalam kosmologi. Dalam konteks ini, Tafsir Salman, yang ditulis oleh Tim
Tafsir Ilmiah Salman ITB, menawarkan pembaruan dalam penafsiran ilmiah. Karya ini bertujuan mengisi kekosongan kajian ilmiah Al-Qur'an dengan pendekatan visual yang mempermudah pemahaman. Fokus penelitian ini adalah metode penyajian tafsir dalam Tafsir Salman yang mengintegrasikan pendekatan ilmiah atau metode tafsir Ilmi dan penafsiran Al-Qur'an untuk menarik minat pelajar Muslim. Tafsir Salman mengadopsi pendekatan ilmiah yang menekankan hubungan antara ayat-ayat Al-Qur'an dan pengetahuan ilmiah modern, menjadikannya relevan dan menarik bagi masyarakat kontemporer.
Kata kunci : tafsir ilmi, tafsir salman, metode tafsir - Subject
- Tafsir Ilmi, Tafsir Salman, Metode Tafsir

