Takwil Ayat-Ayat Tajsim (Studi Atas Lafaz Yad dan 'Ain Pada Kitab Tafsir Al-Mizan Karya Muhammad Husein Al-Tabataba'i)
Item- Title
- Takwil Ayat-Ayat Tajsim (Studi Atas Lafaz Yad dan 'Ain Pada Kitab Tafsir Al-Mizan Karya Muhammad Husein Al-Tabataba'i)
- Creator
- Fitriyah
- Date
- 2024
- Publisher
- STAI Sadra
- Language
- Bahasa Indonesia
- Abstract
-
Ayat-ayat tajsīm merupakan ayat Al-Qur‘an yang secara eksplisit meredaksikan fisik Tuhan. Merespon hal tersebut, di Indonesia terdapat paham teolog Aswaja an-Nahdliyyah dan Salafi Wahabi yang secara getol memperdebatkan ayat-ayat tajsīm, khususnya pada term yad dan 'ain. Meski begitu, dalam QS. Ali Imran [3]: 7 Allah Swt telah mengindikasikan bahwa sebagian kandungannya merupakan muḥkam, dan sebagian lainnya ialah mutashābīh. Berdasarkan hal tersebut, penulis memandang bahwa ayat yang tergolong mutashābīh, seperti ayat tajsīm tidak dapat dipahami secara ẓāhir, karena mengarah pada konsekuensi teologis yang dapat mereduksi kedaulatan dan keagungan Allah Swt. Dengan ini, peneliti merasa perlu melakukan penelitian kualitatif, melalui metode penelitian tematik tokoh. Adapun tokoh yang diangkat ialah Muḥammad Ḥusein al-Ṭabātabā'ī. Hasil penelitian menunjukan bahwa dalam menafsirkan ayat-ayat tajsīm pada term Yad dan 'Ain, Al-Ṭabātabā‘ī menekankan sisi majāzī sebagai representasi dari kekuasaan dan pengawasan Tuhan. Berdasarkan hal tersebut, tafsir al-Mīzān berpotensi untuk menjadi fasilitator dialog antara Aswaja Nahdliyyah, yang meyakini kedalaman makna teks Al-Qur‘an tanpa mengorbankan keyakinan akan keesaan Tuhan, dan Salafi Wahabi yang cenderung menggunakan metode al-Itsbāt dalam memahami ayat-ayat tajsīm, sehingga cenderung membiarkan lafaz itu begitu saja.
Kata Kunci: Ayat-ayat tajsīm, Antropomorfisme, Takwil. - Subject
- Antropomorfisme, Takwil, Ayat-ayat Tajsim

