Fatherless Dalam Al-Qur'an: Studi Analisis Kitab Al-Mizan Fi Tafsir Al-Qur'an

Item
Title
Fatherless Dalam Al-Qur'an: Studi Analisis Kitab Al-Mizan Fi Tafsir Al-Qur'an
Creator
Arini Alfa Rohmatika
Date
2024
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Fatherless merupakan keadaan seorang anak yang memiliki figur orang tua lengkap khususnya ayah, namun mereka kehilangan hak yang seharusnya mereka dapatkan dari seorang ayah. Masyarakat Indonesia mungkin jarang mendengar istilah fatherless, dan lebih mengenal istilah lain seperti single mom atau broken home. Namun istilah ini kembali mencuat kepermukaan melalui isu yang beredar bahwa Indonesia menduduki peringkat ketiga di dunia sebagai negara fatherless. Penyebab utama fatherless di Indonesia adalah karena paradigma pengasuhan yang dipengaruhi oleh budaya patriarki yaitu laki-laki tidak seharusnya merawat anak dan tidak terlibat dalam urusan pengasuhan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peran ayah dalam Al-Qur’an dengan merujuk pada pandangan Ṭabāṭābā’ī, untuk meninjau fatherless berikut dengan solusi terhadap fatherless. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode tematik, dengan pendekatan deskriptif-analitis dan menggunakan teknik explanatory analysis dalam menganalisis data. Kesimpulan dari penelitian ini menunjukkan bahwa Islam memberikan perhatian yang sangat besar terhadap peran ayah. Bagi Ṭabāṭābā’ī peran ayah mecakup beberapa garis besar berdasarkan ayat-ayat yang berkaitan dengan tema peran ayah. Diantaranya pemberi nafkah, pengayom, menjadi sumber kasih sayang, pemimpin, serta pendidik bagi keluarga khususnya bagi anak-anaknya. Pemenuhan terhadap peran-peran diatas juga sekaligus menjadi solusi untuk mencegah dampak negatif bagi anak yang muncul karena keadaan fatherless.

Kata Kunci : Fatherless, Peran Ayah, Ṭabāṭābā’ī
Subject
Fatherless, Peran Ayah