Implikasi Metafisis Transhumanisme Nick Bostrom Berdasarkan Filsafat Jiwa Sadra
Item- Title
- Implikasi Metafisis Transhumanisme Nick Bostrom Berdasarkan Filsafat Jiwa Sadra
- Creator
- Fadhlu Rahman
- Date
- 2020
- Publisher
- STAI Sadra
- Language
- Bahasa Indonesia
- Abstract
-
Penelitian ini bertujuan untuk menguji konsistensi teoritis metafisika transhumanisme Nick Bostrom dan implikasinya pada konsep-konsep dasar transhumanismenya yang terdiri dari tiga pilar yaitu: superintelligence (super cerdas),superlongevity (super umur Panjang), dan super wellbeing (super makmur). Pengujian tersebut dilakukan bedasarkan filsafat jiwa Sadra, sebuah gagasan filosofis yang bertumpu pada wujud dan sifat-sifat lazimnya sebagai fondasi realitas jiwa. Penulis hendak menguraikan dasar-dasar metafisika transhumanisme Bostrom sekaligus filsafat jiwa Sadra, dan melihat implikasiimplikasi metafisisnya pada tiga pilar transhumanisme berdasarkan pandangan Sadra. Dalam temuannya peneliti menemukan bahwa asumsi metafisisnya antara lain; pertamadualisme epifenomenalismenya meniscayakan kemustahilan materi mendapatkan akses langsung pada keadan-keadan diri yang immaterial, sekaligus keterbatasannya tidak dapat menciptakan kesempurnaan yang Bostrom maksud; kedua darwinismenya meniscayakan gerak pada tataran aksidental, ketiga humanismeya menyebabkan reduksi pada konsep manusia sehingga kesempurnaan manusia yang dicita-citakan terbatas, dan keempat saintismenya meniscayakan kesempurnaan yang tidak menyeluruh atau holistic, dari hasil analisis tersebut peneliti menilai bahwa asumsi metafisi Bostrom rapuh baik dari sisi koherensi maupun korespondensi pada pilar transhumanismenya.
Kata Kunci: Metafisika, Transhumanisme, Fundametalitas Wujud, Moral Ideal
- Subject
- Transhumanisme, Fundametalitas, Filsafat Jiwa

