Intuisionisme Dalam Epistemologi Suhrawardi Studi Kritik Terhadap Pengetahuan Henri Bergson

Item
Title
Intuisionisme Dalam Epistemologi Suhrawardi Studi Kritik Terhadap Pengetahuan Henri Bergson
Creator
Moh Ikhwan Soleh
Date
2020
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Tulisan ini merupakan telaah pustaka pemikiran Suhrawardi dan Henri Bergson mengenai epistemologi khususnya diranah instrumen pengetahuan. Para pemikir barat maupun pemikir Islam khususnya di dunia filsafat mereka banyak menggunakan pendekatan seperti aliran rasionalis yang hanya mengandalkan akalnya saja untuk bisa memperoleh pengetahuan serta aliran empirisme yang hanya menggunakan panca indra atau pengalaman sebagai alat untuk mendapatkan pengetahuan. Akan tetapi ada tokoh barat dan islam yang mempercayai salah satu dari instrumen pengetahuan sebagai alat memperoleh pengetahuan yaitu dengan intuisi. Aliran ini bisa disebut dengan Intuisionisme salah satu tokohnya yang paling fenomenal yaitu Henri Bergson, menurut Bergson bahwasanya hanya intuisilah yang bisa memahami realitas pengetahuan, karena pengetahuan intuitif tersebut bukan hasil pengamatan melalui panca indra secara langsung. Intuisi dimengerti sebagai kemampuan khusus pikiran yang tidak bisa dijabarkan pada pengalaman indrawi dan pemikiran disrkusif, logis. Suhrawardi juga sama mempercayai bahwa intuisi bisa dijadikan sebuah alat untuk memperoleh pengetahuan akan tetapi di sini ada perbedaan yang sangat mendasar pada pemikiran dari Henry Bergson. Pada penelitian kali ini Suhrawardi mengkritik pemikiran intusionisme dari Henri Bergson dengan pendekatan hikmah isyraq yang menjadi landasan berpikir Suhrawardi untuk memperoleh pengetahuan.

Keyword: Intuisionisme, Epistemologi, Hikmah al-Ishrāq,
Suhrawardi, Henri Bergson
Subject
Epistemologi, Henri Bergson