Eksistensi Manusia Perspektif Mulla Sadra: Respon terhadap Aspek Kesempurnaan Materialisme Barat
Item- Title
- Eksistensi Manusia Perspektif Mulla Sadra: Respon terhadap Aspek Kesempurnaan Materialisme Barat
- Creator
- Nurul Khair
- Date
- 2019
- Publisher
- STAI Sadra
- Language
- Bahasa Indonesia
- Abstract
-
Tulisan ini merupakan telaah pustaka pemikiran Mulla Sadra mengenai eksistensi manusia untuk merespokan paradigma materialisme dalam peradaban barat dipandang telah menghilangkan domain immateri dalam diri manusia. Tulisan ini bertujuan untuk menjelaskan makna tujuan, kesempurnaan, proses mencapai kesempurnaan, dan kebebasan eksistensi dalam peradaban filsafat Islam perspektif Mulla Sadra berdasarkan karya utamanya berjudul al-Hikmah al-Mutāliyah fī al- Asfār al-Aqliyyah al-Arba’ah. Dengan menggunakan analisa deskriptif filosofis dihasilkan kesimpulan bahwa eksistensi manusia dalam peradaban filsafat Mulla Sadra dikaji dan ditelaah melalui diskursus jiwa. Jiwa dalam pandangan Mulla Sadra merupakan substansi immateri yang senantiasa mengalami penyempurnaan dalam eksistensi manusia. Di samping mengetahui adanya substansi immateri dalam eksistensi manusia, konsep humanisme dalam pandangan Mulla Sadra berusaha memperbaiki beragam kekeliruan para filsuf barat mendeskripsikan nilai-nilai dan tujuan pokoknya manusia berdasarkan pada kesadaran materi. Akibatnya, individu memandang kesempurnaan dan aktualitas potensi dalam dirinya bergantung pada bendabenda didasari oleh logika materi untuk memandang objek persepsi berdasarkan eksistensi fisiknya di realitas. Kebergantungan eksistensi kepada benda-benda mendeskripsikan kesempurnaan yang diperoleh oleh individu bersifat parsial. Hasil tulisan ini ialah memberikan solusi dan penawaran baru terhadap kajian eksistensi manusia peradaban barat yang senantiasa mengkaji keberadaan individu secara partikular. Diketahui bahwa manusia memiliki dua domain eksistensi, yaitu materi dan immateri. Domain materi ialah berkaitan dengan aspek-aspek jasmani yang mengarahkan manusia untuk memandang segala sesuatu secara terbatas. Sedangkan, domain immateri, ialah berkaitan dengan jiwa sebagai substansi manusia memandang segala sesuatu secara universal berdasarkan arahan akal. Akal manusia mampu menganalisis seluruh entitas yang mempengaruhi pergerakan jiwa menuju kesempurnaan secara bertahap, sehingga setiap individu dapat mencapai sebuah penyempurnaan eksistensi bersifat abadi tanpa dibatasi oleh ruang dan waktu. Mulla Sadra menggunakan istilan insan ilahi untuk mendeskripsikan kesempurnaan tanpa batas dalam diri manusia sebagai respon terhadap materialisme barat.
Keyword: Eksistensi, Manusia, Materi, Barat, Islam - Subject
- Eksistensi Manusia, Islam

