Relasi Prasangka dan Doa Perspektif Sayyid Qutub Dalam Tafsir Fi Zilalil Qur'an

Item
Title
Relasi Prasangka dan Doa Perspektif Sayyid Qutub Dalam Tafsir Fi Zilalil Qur'an
Creator
Eko Fajar Susanto
Date
2024
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Penelitian ini bersifat mendalam terhadap permasalahan mengenai relasi antara prasangka dan doa, yang dapat menjadi penyebab doa tidak terkabulkan atau menyebabkan seseorang putus asa dalam berdoa. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan dengan rinci tentang relasi prasangka dan doa dalam pandangan Sayyid Quṭub di kitab Tafsir Fi Ẓilālil Qur’ān. Penelitian ini mengunakan pendekatan tekstualis yang akan menuntut penelitian untuk fokus pada teks Tafsir Fi Ẓilālil Qur’ān oleh Sayyid Quṭub sebagai sumber utama analisis. Metode penelitian yang digunakan adalah Kualitatif, yang bertujuan untuk menjelaskan dengan rinci tentang relasi prasangka dan doa dalam pandangan Sayyid Quṭub. Hasil dari penelitian ini adalah Sayyid Quṭub menegaskan bahwa doa kepada Allah Swt, akan diterima jika disertai prasangka baik (ḥusnuẓan), sementara prasangka buruk (suuẓan) dapat membuat doa menjadi tidak diterima disisi-Nya.
Kata Kunci: Doa, Prasangka, Relasi, Sayyid Quṭub, Tafsir Fi Ẓilālil Qur’an.
Subject
Doa, Prasangka, Relasi, Sayyid Quṭub, Tafsir Fi Ẓilālil Qur’an.