Konflik Identitas dalam Tinjauan Filsafat Eksistensi dan Manusia Mulla Sadra

Item
Title
Konflik Identitas dalam Tinjauan Filsafat Eksistensi dan Manusia Mulla Sadra
Creator
Adhika Arofa
Date
2020
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Penelitian ini berjudul “Konflik Identitas dalam Tinjauan Filsafat Eksistensi dan Manusia Mulla Sadra”. Berlatar belakang dari tejadinya konflik identitas di Indonesia yang sangat banyak dalam kurun waktu beberapa tahun saja menjadi penting untuk diselesaikan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriftif analitis dalam mengurai permasalahan dan pemikiran tokoh dan kepustakaan dalam mencari referensi yang berkaitan dengan penelitian. Dalam meninjau permasalahan ini, Para filosof memberikan pandangan mngenai konflik Identitas. Pertama, filosof pascamodernisme berpendapat bahwa konflik identitas terjadi akibat subyek yang memahami dirinya sebagai sumber keberadaan dan sumber kebenaran. Pendapat ini menjadikan manusia egois dan bebas berkehendak. pendapat ini juga merupkan kritik terhadap aliran modernisme. Kedua, aliran tradsisonalis seperti Sayyed Hussein Nashr juga mengatakan bahwa terjadinya kekerasan, konflik, dan keburukan lainnya yang menimpa kaum modern disebabkan manusia yang amnesis (melupakan dirinya) dan hidup di pinggir lingkaran eksistensinya. Dari beberapa pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwa konflik terjadi karena kesalahanan manusia dalam memahami eksistensi manusia. Sadra dalam membahas konflik identitas berbeda dari beberapa aliran di atas, menurutnya konflik identitas, jika ditinjau dari aspek ontologis, maka dapat dipahami bahwa identitas yang dijadikan dasar konflik hanyalah sebuah kuiditas dan tidak eksisten. Kemudian, jika ditinjau dari sudut psikologis, konflik terjadi akibat ketidakseimbangan aktualisasinya jiwa manusia dengan baik, karena dalam pandangannya, jiwa adalah inti dasar manusia. Manusia yang jiwanya condong kepada jiwa binatang buas dan syaitan, maka ia cenderung berkonfilik, namun jika condong pada jiwa malaikat, maka condong kepada cinta kebenaran, dan kedamaian.

Keyword: Eksistensi Manusia, Mulla Sadra, Konflik Identitas
Subject
Eksistensi Manusia, Konflik Identitas