Perceraian dan Penyebabnya Dalam Al-Qur'an: Studi Analisis Tafsir Al-Qur'an Al-Azim Karya Ibnu Katsir
Item- Title
- Perceraian dan Penyebabnya Dalam Al-Qur'an: Studi Analisis Tafsir Al-Qur'an Al-Azim Karya Ibnu Katsir
- Creator
- Fitriah
- Date
- 2024
- Publisher
- STAI Sadra
- Language
- Bahasa Indonesia
- Abstract
-
Tulisan ini membahas tentang Perceraian dan Penyebabnya dalam AlQur’an: Studi Analisis Tafsir Al-Qur’an Al-‘aẓiīm Karya Ibnu Katsir. Fokus penelitian ini adalah menganalisis beberapa ayat yang terindikasi menjadi penyebab perceraian dalam perspektif Ibnu Katsir. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh data yang menyatakan tingkat perceraian tahun 2022 meningkat di Indonesia hingga 15% dibandingkan dengan tahun 2021. Selain itu juga dampak buruk perceraian yang dialami oleh kedua pasangan dan anak-anak. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan menggunakan analisis deskriptif dan jenis penelitiannya library research, yaitu penelitian yang membatasi kegiatannya pada bahan-bahan koleksi perpustakaan saja tanpa memerlukan riset lapangan. Penelitian ini menemukan pandangan Ibnu Ibnu Katsir menyatakan dalam Tafsirnya bahwa perceraian itu adalah syariat Islam yang memberikan solusi terhadap permasalahan keluarga, namun solusi terakhir karena Islam menganjurkan untuk mempertahankan keutuhan keluarga. Adapun pandangan Ibnu Katsir terhadap ayat-ayat yang terindikasi sebagai penyebab perceraian pertama perselingkuhan; ia mengatakan dalam tafsirnya bahwa perselingkuhan merupakan perbuatan yang mendekati zina sehingga patut dihindari agar keutuhan rumah tangga tetap terjadi. Kedua, kekerasan dalam rumahtangga Ibnu Katsir mengatakan bahwa Islam tidak memperkenankan kekerasan dalam rumah tangga, Islam mengajarkan untuk melalui proses nasihat dan pisang ranjang sebagai peringatan kepada istri yang nushuz bahkan pukulan yang dimaksud dalam ayat nushuz yaitu pukulan yang tidak menyebabkan bekas. Ketiga, shiqāq, menurut Ibnu Katsir apabila terjadi pertengkaran yang memuncak maka hakimlah yang melerai keduanya sebagai pihak penengah yang mempertimbangkan perkara keduanya. dan permasalahan ekonomi – menurut Ibnu Katsir Allah SWT melalui Al-Qur’an telah menjamin rezeki makhluknya yang dibutuhkan adalah ikhtiar yang maksimal dan bersabar.
Kata Kunci: Perceraian,Implikasi,Ibnu Katsir. - Subject
- Penceraian, Tafsir Al-Qur'an Al-Azim, Ibnu Katsir

