Konsep Ikhlas Dalam Surah Al-Ikhlas (Studi Analisis Teologis Tafsir Al-Amthal Fi Tafsir Kitab Allah Al-Munzal)

Item
Title
Konsep Ikhlas Dalam Surah Al-Ikhlas (Studi Analisis Teologis Tafsir Al-Amthal Fi Tafsir Kitab Allah Al-Munzal)
Creator
Fikni Amalia
Date
2022
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Salah satu perdebatan di antara para mazhab cabang dari pembahasan tauhid dalam teologi Islam adalah berkaitan dengan sifat dan zat Tuhan. Muktazilah berpendapat bahwa Allah tidak mempunyai sifat-sifat yang berdiri sendiri, Di sisi lain, Asy’ariyah berpandangan bahwa Allah memiliki sifat-sifat yang melekat, karena perbuatan Allah di dunia merupakan bukti atas wujud dari sifat-sifat-Nya. Selain adanya perbedaan pandangan terkait keesaan Tuhan, fakta yang ada yakni terdapat sikap konservatif. Mereka berpendapat bahwa bertawassul kepada nabi merupakan perbuatan syirik, sehingga muncul permasalahan, bagaimana mereka memakni konsep ikhlas (ketulusan) kepada Allah dengan mengabaikan wasilah yang ada, yang mana sangat bertentangan dengan pendapat mayoritas ulama lainnya. Penelitian ini menggunakan metode analisis-deskriptif denagan menggunakan Tafsīr Al-Amthal Fī Tafsīr Kitāb Allāh Al-Munzal sebagai objek kajian mengenai konsep ikhlas dalam Surah Al-Ikhlās} (Studi Analisis Teologis). Hasil dari penelitian ini, yaitu Nasir Makarim Shirazi mengemukakan bahwa makna ikhlas sama dengan tauhid, karena didalam Surah Al-Ikhlās berbicara mengenai seluruh sisi kemurnian pada zat Allah. Kemurnian tersebut mencakup sisi keesaan, tempat bergantung, asal-usul Tuhan, dan tiada kesetaraan baginya. Adapun berkaitan dengan hasil analisis penafsiran teologis Nasir Makarim Shirazi berpendapat bahwa ikhlas dalam Surah Al-Ikhlās mengandung dua makna yaitu, sifat, zat, perbuatan Tuhan, dan perbuatan manusia. Sifat Tuhan, tidak terpisah dari zatnya dan tidak terpisah antara sifat satu dengan sifat yang lainnya.

Kata Kunci : Ikhlas, Tauhid, Tafsir, Teologi
Subject
Ikhlas, Tauhid