Qiwawah Perspektif Hermeneutika Tawhid Amina Wadud

Item
Title
Qiwawah Perspektif Hermeneutika Tawhid Amina Wadud
Creator
Bilqis Shofiyana
Date
2023
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Salah satu problematika penafsiran Al-Qur‟an yang sering diulik di era kontemporer adalah penafsiran atas ayat-ayat gender yang dianggap masih bias, salah satunya adalah penafsiran atas surat An-Nisa‟ ayat 34 yang berbunyi ar-rijālu qawwāmūna „ala an-nisa‟. Kata Qawwāmūn sering dipahami sebagai dominasi absolut laki-laki atas perempuan. Pemaknaan seperti ini didapatkan dari nilai-nilai yang diajarkan para tokoh agama pada masyarakat dengan rujukan buku-buku tafsir yang penafsirannya dipengaruhi kondisi sosial budaya masa lalu yang masih sangat kental dengan patriarki. Amina Wadud dalam hal ini menggagas sebuah metode dalam penafsiran ayat Al-Qur‟an dengan menggunakan Hermeneutika Tawhid yang dengannya dapat memperjelas universalitas Al-Qur‟an yang relevan pada segala waktu dan tempat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif analisis yang memiliki hasil penelitian bahwa Qiwāmah bukan sesuatu yang didesain karena laki-laki secara hierarkis lebih baik dari perempuan dalam hal apapun, tetapi Qiwāmah didesain sebagai pembagian tugas fungsional antara perempuan yang mengandung anak dan laki-laki yang memberikan dukungan. Meskipun begitu, Qiwāmah tidak bisa dikatakan absolut, ia bisa diubah sesuai dengan kondisi masing-masing keadaan sosial yang menimpa tiap individu atau instansi.

Kata Kunci: Amina Wadud, Gender, Hermeneutika Tawhid, Qiwāmah
Subject
Amina Wadud, Gender, Hermeneutika Tawhid, Qiwāmah