Kebebasan Beragama dalam Pandangan Makarem Shirazi (Studi Tafsir Al-Amthal)

Item
Title
Kebebasan Beragama dalam Pandangan Makarem Shirazi (Studi Tafsir Al-Amthal)
Creator
Fathul Azis
Date
2022
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Kebebasan beragama merupakan isu yang disorot oleh berbagai pihak, tidak terkecuali dalam kajian literature tafsir Al-Qur‟an. Secara garis besar, pandangan kebebasan beragama terbentuk kepada dua kelompok, pertama, kelompok yang membebaskan kebebasan beragama secara mutlak, sementara kedua, melarang secara mutlak isu kebebasan ini. Semua orang bebas memilih agama yang diinginkannya, karena konsep beragama adalah persoalan ketundukan dan kepasrahan antara seorang hamba dengan Tuhannya. Seseorang tidak bisa memaksakan orang lain untuk memeluk agama tertentu.

Konsepsi kebebasan beragama dalam pandangan Makarem Shirazi dalam Tafsir Al-Amthal tidak berhenti pada persoalan teologis semata, tetapi juga sosiologi, psikologi, bahkan hidayah langsung dari Tuhan. Metode penelitian ini menggunakan jenis penelitian kualitatif dengan pendekatan kajian pustaka (library research). Untuk menganalisa penafsiran Shirazi atas ayat-ayat kebebasan beragama, penelitian ini menggunakan analisis sosiologi agama yang memandang bahwa agama tidak bisa lepas dari kondisi sosial suatu masyarakat.

Beberapa ayat tentang kebebasan beragama, yaitu; QS. AlBaqarah [2]: 256, QS. Ali Imran [3]: 64, QS. Al-Qashash [28]: 56, dan QS. Yunus [10]: 99, kebebasan beragama dimaknai sebagai pemahaman dan konsep yang moderat. Makarem Shirazi mengafirmasi kebebasan beragama sebagai suatu konsep keagamaan yang tidak mutlak. Makarem Shirazi juga berpandangan bahwa beragama harus didasari kepasrahan; urusan beragama merupakan hidayah, bukan pemaksaan; kesamaan nilai-nilai agama samawi; Tuhan memberi ikhtiar makhluk-Nya; dan Allah tidak memaksa makhluk-Nya memilih agama tertentu.

Kata Kunci: Kebebasan Beragama, Toleransi, Tafsir Al-Amthal, Sosiologi Agama
Subject
Kebebasan Beragama, Tafsir Al-Amthal, Sosologi Agama