Dasar-Dasar Nasionalisme Perspektif Muhammad Abduh (Studi Analisis Tafsir al-Manar)
Item- Title
-
Dasar-Dasar Nasionalisme Perspektif Muhammad Abduh (Studi Analisis Tafsir al-Manar)
- Creator
- Rahmat Hariadi
- Date
- 2019
- Publisher
- STAI Sadra
- Language
- Bahasa Indonesia
- Abstract
-
Konsep Nasionalisme Muhammad Abduh merupakan Nasionalisme yang berasaskan pada sistem yang dinamis, kata “Wataniyah” yang tercantum dalam tafsirnya al-Manar. Namun, sistem dalam tafsir al-Manar itu menurut Rasyid Ridha adalah sistem Khilafah, sedang Nasionalisme adalah konsep yang didukung oleh Muhammad selaku otoritas paling besar bagi tafsir al-Manar. Maka dari itu Nasionalisme tidak dapat dibantah terhadap Muhammad Abduh dengan bangsa Mesir sebab langkah mereka mengusir penjajah menggunakan prinsip Nasionalisme.
Penelitian ini menjawab pemikiran Nasionalisme Muhammad Abduh. Metode yang digunakan adalah Maudu’I yang merupakan teori al-Farmāwĭ, jenis penelitian ini adalah kualitatif dengan pendekatan sosial kemasyarakatan, ditelusuri dengan mengetahui kehidupan Muhammad Abduh. Tafsir al-Manar sebagai Rujukan Utama dan Karya-Karya murid Muhammad Abduh seperti kitab “Khilafah” karya Rasyid Rida yang juga merupakan penulis Tafsir al-Manar dan kitab “al-Fikr al-Siyasi li Imam Muhammad Abduh” karya Ahmad.
Hasil dari penelitian ini adalah Nasionalisme Muhammad Abduh lahir dari Kolonialisme dan Imperialisme bangsa Eropa, sehingga Nasionalisme Muhammad Abduh dalam tafsir al-Manar adalah Nasionalisme Kenegaraan. Relasi antara Nasionalisme dengan PanIslamisme yaitu Nasionalisme adalah sebuah semangat kebangsaan dan cinta tanah air yang berangkat dari asas mulitikultural, sedangkan PanIslamisme adalah sebuah gerakan keagamaan yang berangkat dari asas agama lalu asas multikultural. Relasi antara Nasionalisme dengan Khilafah yaitu Nasionalisme adalah sebuah semangat kebangsaan sedangkan Khilafah adalah sebuah organisasi Islam atau organisasi pemerintahan Islam yang besar dan resmi. Relasi Nasionalisme dengan Negara yaitu Nasionalisme adalah sebuah semangat kebangsaan dan cinta tanah air sedangkan Negara adalah wadah untuk semangat Nasionalisme tersebut.
Kata Kunci: Muhammad Abduh, Nasionalisme, Pan-Islamisme.
- Subject
- Nasionalisme

