Nasionalisme dalam Al-Quran (Studi Tafsir Tematik)

Item
Title
Nasionalisme dalam Al-Quran (Studi Tafsir Tematik)
Creator
Lufaefi
Date
2018
Publisher
STAI Sadra
Language
Bahasa Indonesia
Abstract
Nasionalisme ada pada setiap manusia dalam rangka mencintai dan membanggakan negeri dan bangsanya sendiri. Tetapi menjadi problem manakala motivasi nasionalisme didasari sikap fanatisme negatif, yaitu dilatarbelakangi kebencian terhadap bangsa-bangsa lain, bahkan menjajahnya (xenophobia). Atas dasar itulah nasionalisme yang berkembang di dunia diklaim bertentangan dengan Islam, sebagai agama yang melarang kebencian dan penjajahan. Nasionalisme juga dicap sebagai pemecah belah umtat Islam. Atas dasar ini, penulis tergerak meneliti nasionalisme dalam al-Quran.

Penelitian ini menggunakan model deskriptif-analitik melalui langkah tematik (maudhū‟i). Model tematik yang digunakan adalah tematik konseptual, dengan melacak dan menggali makna ayat-ayat al-Quran yang berkaitan dengan kata kunci (istilah) nasionalisme, yaitu negeri, mencakup balad, bilād, baldah, dār dan diyār, dan bangsa, yaitu ummah, syu‟ūb dan qaūm. Penelitian ini juga menganalisa dengan analisa konten dan konteks terhadap ayat-ayat yang terkait dengan terma-terma di atas.

Penelitian ini menemukan hakikat dan makna nasionalisme dalam al-Quran, yaitu semangat kebangsaan. Prinsip-prinsipnya, yaitu menghidupkan tanah-tanah mati, menjauhkan negeri dari penjajah, berbakti untuk negeri, persatuan, larangan mengusir, fanatisme positif, moderat, menyadari keberagaman, saling mengenal antar bangsa dan amal ma‟ruf nahi munkar. Dalam konteks keindonesiaan, konsep nasionalisme Indonesia secara konseptual selaras dengan nasionalisme dalam al-Quran. Akan tetapi secara praktik belum relevan.

Kata Kunci: Nasionalisme, Semangat Kebangsaan, Chauvinisme.
Subject
Nasionalisme, Kebangsaan